bob sadino, ke jatinangor

woi bonteng dapet kesempatan langka nih buat ketemu bob sadino di workshop yang diadakan di kampus. sepertinya orangnya luarbiasa sekali jadi bener-bener pengen dateng pengen. ntar bonteng ceritain isi workshopnya dah…

wah ternyata bonteng mendapatkan sebuah kesialan berganda, bnaik ganda campuran maupun ganda kembang. bahwa sanya pada hari itu bonteng udah ngerelain ga kuliah pajak (yang katanya bikin kita jadi bijak) malah ga ada dosennya jadi hanya diabsen saja. klo tau gitu mah mending absen dulu baru ke seminarnya om Bob. udah gitu taunya dateng ke seminarnya telat, gara-gara bonteng berpikiran acaranya bakal telat. ternyata om bob memang pebisnis sejati, om bob sangat menghargai waktu jadi ga banyak basa basi setelah nyampe di jatinangor langsung minta sama panitia untuk segera membuka acara ( pada hal kayaknya udah di siapin ngaretnya).
dan hebanya lagi om bob udah ada di jatinangor sebelum acara dimulai dan sebelum para peserta berdatangan (menurut penuturan panitia sih begitu). waduh pas bonteng liat om bob ternyata memang benar apa yang dikatakan orang orang , om bob cuma pake kemeja dan selana super pendek yang katanya udah jadi ciri khasnya.

keterkejutan itu tak kalah hebatnya dengan kekaguman bonteng terhadap om Bob , dia dengan kebebasannya berbicara semaunya dan dengan gayanya. menentang baik lugas maupun tegas terhadap kekakuan sekolah yang kita enyam ini, om bob lebih meninggikan sekolah jalanannya yang telah mendidiknya menjadi seperti sekarang . yang mengajarinya pagit getir perjuangan serta harum dan manisnya kesuksesan di dunia bisnis.

om bob setidaknya berpesan pada kita para pelajar untuk lebih waspada terhadap kehidupan kita setelah lulus nanti dalam kehidupan ini. bisa tidak kita bertahan ? ,maka lebih baik memulai bisnis dari sekarang daripada selalu menunda nundanya.

om bob memperkenaklan pada kita empat kuadran yang dia buat untuk menjelaskan posisi kita sebagai manusia di dalam kehidupan ini

kuadran pertama adalah sekolah disanalah kita mengerti teori teori yang dapat di jadikan panduan dalam bertindak. sedangkan kuadran kedua adalah tahap masyarakat, dimana kita diposisikan untuk berbuat sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat, om bob menyebutkannya bahwa di masyarakat kita akan ditanyai tentang apa yang bisa kita lakukan, bukan lagi anda lulusan mana.

selanjutnya adalah kuadran ketiga yaitu sebagai enterpreneur pemula yaitu orang yang masih harus berpikir panjang atau bahkan masih harus belajar tentang binis. dan kuadran yang terakhir adalah keadaan dimana kita benar benar telah mengerti apa itu entrpreneur.

1 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    uwiuw berkata,

    April 29, 2008 @ 2:14 am

    wow dia pake celana pendek dan kaus oblongnya yg legendararis ?

RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda