sendirian di kosan, yang lain pada pulang kampung, berkumpul bersama keluasrga
aku sendirian di sini tampa sadar kuputar lagu home micheal bubble.
olip-ibu-ibu guru-si ibu-guru tk-indri
namanya indri yulandani
katanya sih asal dari bogor
pertama bertemu dia sudah lama sekali
aku pun telah lupa bagai man kejadiannya
mungkin saat itu tak ada yang menggugah hatiku dari dia
sekitar dua tahun yang lalu aku mengenalnya
aku dan dia entah kenapa harus kuliah di jurusan yang sama
dan pada angkatan yang sama,angkatan dua ribu lima
awal berteman denganya aku merasa dia orang yang sulit untuk melebur
dia mungkin telah akrab dengan kesendirian dan terlalu asik bermain bercengkrama dengan dirinya sendiri
terkadang dia berbicara seadanya seperlunya sepatah kata tanpa basa basi
langsung menunjukan maksudnya langsung kembali pada keheningannya
aku pernah berpikir dia cukup menarik untuku jadikan teman yang saling membantu
terutama dalam menjalani perkuliahan ini
aku sedikit menaruh rasa hawatir padanya karna dia
cukup banyak menghabiskan waktunya di luar kelas saat jam kuliah
aku terkadang menberikan berita atau info perkuliahan tanpa ia pinta
sekaarang aku jadi sering tertawa karna sekarang aku harus dengen sedikit usaha
untuk mendapatkan berita darinya bukan karena dia tak ingin
karena aku sekarang lebih banyak menghabiskan waktu kuliah di luar kelas dari pada dia di waktu yang lampau
melihat gambar ia teretidur cukup lelap sepertinya
aura wajahnya lemah tak melawan, lembut membelai
semakin sedap kupandangnya ku yakin itu lah dia yang sebenarnya
tanpa keraguan tanpa perlawanan tanpa ingatan pada masa lalu
tak perlu ia pedulikan sekitarnya kala terlelap
tak perlu ia takutkan yang ada di dekatnya kala terlelap
tak perlu ia menghindar dari aku yang memandangnya
alangkah senangnya aku bila kudapatkan ia tersenyum seperti ini untuk ku kala terjaga
kemaren kita habis main di gpmb keharuan tak terelakkan kala keluar dari arena final
air mata berlinang entah kapan akan surut keringat dan air mata telah lunas kubayar saat itu
aku baru benar benar dapat rasakan nikmatnya bermain bebas tanpa beban
permainan ku saat final benar benar kemampuan terbaikku yang sejak awal mwmang aku niatkan
permainan terbaik ku hari itu untuk dia orang yang aku cintai orang yang tak ingin aku kecewakan
ya benar permainan yang sepenuh hati itu permainan yang penuh semangat
permainan yang penuh cinta dengan sekeras hati kumainkan untuk indri orang yang ku cintai
yang dengan melihat wajahnya aku merasa tenang hanya dengan mendengar suaranya aku jadi semangat
yang dengan kehadirannya aku mampu bertahan dalam proses gpmb ini
aku banyak berterima kasih pada nya walau hanya dapat kusampaikan dalam hatiku hanya dapat ku sampaikan dalam mimpiku
yang tak dapat kusampaikan pada mu saat kau bekukan hatiku kaki ku mulut ku raga ku jiwaku
hati berhenti berdetak jantung berhenti mengalir darah ku pun berhenti merasakan udara segar permainan final
saat kau membalas kata kataku dengan kata yang tak ku inginkan tak ku duga tak karuan hati jiwa an raga ku seketika
terdiam aku banyak terdiam merenung tapi apa yang kurenungkan ingin menangis ketika itu
ingin berteriak keras sekeras kerasnya sampai kau mendegenar jeritan penderitaan ini
aku mencintai mu adalah fitrah ku
kau tak mencintai ku adalah fitrah mu
kuditakdirkan mencintai mu saat ini
ku akan sulit tuk melupakan mu
kau pun ditakdirka tak menerima ku tak mencintaiku
kau akan sulit tuk dapat menerimaku walau sebatas berkata kata
kini apa yang aku takutkan adalah dapatkah ku bertahan di unit ini
niat ku memang lemah sering tak setia
indri kapan lagi akan ku dengar nama mu
indri kapan lagi akan ku pandangi wajah mu
indri kapan hati ini bisa terbiasa tanpa mu
indri kapan ku dapat ku bisa bebas lepas
indri kapan kau akan menerima ku disamping mu dengan senyum hangat mu
olip kini kupikir ku menyayangi mu
untuk itu ku takkan menyakitimu
pergi dari kehidupan mu mungkin kan tenangkan mu
tapi kini aku temukan sesuatu yang salah dalam diriku mencintai ternyata berbeda dengan keinginan untku memiliki
mungkin selama ini yang aku dahulukan adalah rasa ingin memiliki mu
padahal dalam hati ini ingin mencintai kamu tapi apa yang aku lakukan aku hanya terdiam tanpa satupun yang ku lakukan untuk mu
mengapa ku selau ber sembunyi dalam dalih bahwa menghilang dari kehidupanmu adalah yang terbaik
padahal ada banyak sekali yang dapat kulakukan untuk mu karena ku sayang engkau ku mencintai mu
kini yang harus kupikirkan adalah apa yang bisa ku berikan bukan apa yang akan ku dapatkan mngkin dengan itu aku bisa lebih bahagia dari pada keadaanku yang sekarang ini
waduh aku sepertinya mulai merindukannya lagi teramat parah
kumulai tak bisa mengendalikan diriku lagi aku mulai bertindak sesuka hatiku
aku mungkin terlalu menyukainya setelah sekian lama berusaha merubah pandanganku ternyata memang dia lah yang buat ku bisa berlari mencapai sebuah akselerasi peningkatan kualitas diri
aku malu malu teramat malu padanya teramat tak berdayanya aku di depannya tuk yang ke………… entah yang keberapa itu
kini ku menulis tuk redakan perasaan ku yang tak tersampaikan padanya karena ku tak ingin kolam yang luai jernih kembali lagi keruh